WordPress Offline, Bisakah?
Juni 24, 2008
Saat tulisan ini saya buat saya menulisnya dengan menggunakan wordpress versi offline, gampangnya saya punya webserver tiruan dalam komputer Pentium III 800 Mhz.
Bagaimana itu bisa terjadi jika anda berkata demikian, bagaimana cerita saya mempunyai webserver tersebut, apakah saya ngrampok? Enak aja, apakah saya punya cukup uang untuk membayar webserver tiruan tersebut? Enggak. Jawabannya adalah: saya menggunakan XAMPP.
Apakah XAMPP itu? seperti yang saya jelaskan diatas, bahwasannya XAMPP adalah tiruan webserver yang dipersenjatai beberapa component
XAMPP components
XAMPP combines many different sofware packages into one package. Here’s an overview of all packages.
Many thanks to the developers of these programs.
Apache HTTPD, MySQL, PHP, Perl, phpMyAdmin, OpenSSL, Freetype, Webalizer, mod_perl, eAccelerator, mcrypt, SQLite, fake sendmail for windows
In the directory \xampp\licenses you will find all licenses files of these programs.
Itulah alasan saya bisa menjalankan wordpress versi offline, jika anda bertanya lagi bagaimana cara instalasinya dikomputer yang anda miliki, jawabnya akan anda temui dibawah ini
Pertama kali download XAMPP yang berekstensi .zip bukan yang .exe disitus sourceforge, carilah dengan keyword Download Xampplite. Setelah download selesai silahkan anda teruskan download wordpress terbaru disitus resminya.
Saya asumsikan anda mendownload Xampplite berekstensi .zip, setelah itu Unzip file tersebut didirektori yang anda suka mulai dari A – Z asalkan direktori tersebut bisa untuk ditulis dan dibaca. Saya sendiri mengUnzipnya dalam direktori D:\xampplite.
Pastinya ada banyak folder disitu… carilah folder htdocs kemudian unzip wordpress tersebut didalam folder htdocs, atau nama direktori\xampp\htdocs\wordpress lalu klik ikon xampp start

Dengan rahmat Allah, Apache + MySQL pun akan berjalan dibackground
. lalu bukalah peramban atau browser yang anda suka ketikkan localhost pada address bar-nya
Andapun akan mendapati phpmyadmin dipojok kiri bawah. lau buatlah database dengan nama sesuka anda yang mudah dingat, misalnya wordpress, atau yang lain
setelah nama database terbuat dan terbentuk, ketikkan localhost/worpress dalam address bar tersebut dan konfigurasikan database sesuai dengan nama yang anda buat tadi pada PHPmyadmin.
jika semuanya berjalan kurang lancar, atau anda mendapati pesan Error silahkan teliti langkah anda mulai dari atas
.
Karena untuk pertama kali saya juga mengalami hal tersebut,
Seterusnya silahkan berjuang demi kejayaan Virtual Webserver anda, hehehe
Entry Filed under: Offline Webserver, Wordpress hacking. Tag: Offline, Webserver.

Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed